Blog ini berisi tentang jenis-jenis ikan yang ada didunia baik itu Ikan Air Asin maupun Ikan Air Tawar. Serta dilengkapi dengan beberapa Khasiat dan Manfaat, Tips dan Cara mengolah ikan. Semoga bisa meningkatkan pengetahuan dan informasi yang bermanfaat untuk semuanya ;)

Minggu, 07 Juni 2015

Ikan Sapu-sapu

Ikan sapu-sapu atau ikan bandaraya adalah sekelompok ikan air tawar yang berasal dari Amerika yang termasuk dalam famili Loricaiidae, namun tidak semua anggota Loricariidae adalah sapu-sapu. Ikan ini dikenal sebagai pemakan alga/"lumut" dan sangat populer sebagai ikan pembersih akuarium. Dalam perdagangan ikan internasional ia dikenal sebagai plecostomus atau singkatannya, plecos dan plecs.

Di Malaysia orang menyebutnya "ikan bandaraya" karena fungsinya seperti petugas pembersih kota ("bandar"). Di Indonesia, analogi yang sama juga dipakai tetapi alatnya yang dipakai sebagai nama (sapu). Ikan ini nyaris dapat hidup bersama dengan ikan akuarium apa saja dan diperdagangkan dalam ukuran kecil atau sedang. Meskipun demikian, ia bisa tumbuh sepanjang 60 cm dan menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat.


Ikan ini omnivora (pemakan segala) tapi biasanya mencari sisa-sisa tumbuhan air di malam hari.
Sebenarnya sapu-sapu mencakup banyak jenis anggota Loricariidae, meskipun yang paling umum dikenal adalah Hypostomus Plecostomus . Karena banyaknya impor berbagai macam sapu-sapu, dan banyak sekali yang belum diidentifikasi secara benar, disusunlah suatu daftar sapu-sapu yang disebut nomor-L untuk mencirikannya secara sementara.

Ikan Pirana atau Piranha

Ikan Pirana atau Piranha ialah sejenis ikan omnivor kecil air tawar yang tinggal berkumpulan di dalam Laut Merah dan sungai-sungai di Amerika Selatan.

Ikan ini mempunyai banyak gigi yang sangat tajam yang digunakan untuk memakan mangsa. Ikan ini mempunyai deria bau yang sangat kuat seperti ikan jerung. Ikan ini juga mengemari darah. Ikan Pirana memburu bersama dan memakan hasil buruan mereka bersama. Walaupun mereka kecil, mereka sangat ganas. Mereka cuma mengambil kurang daripada satu minit untuk menghabiskan seekor anak bangau yang baru hendak belajar terbang. Ikan Pirana disebut sebagai,Ikan Pirana. Bunyi huruf 'H' itu tidak kedengaran. Ikan Pirana mempunyai warna seperti ikan kembung iaitu warna hitam-kelabu.

Ikan Patin


Ikan Patin atau nama saintifiknya Pangasius Sutchi adalah spesis ikan air tawar jenis meserba yang mendiami kawasan-kawasan sungai dan lombong-lombong.
Bentuk fizikal utamanya adalah mempunyai dua sengat di kiri kanan dan satu di belakang badan, tidak bersisik dan lembut. Saiznya boleh mencecah 1 meter panjang dan beratnya boleh menjangkau 20kg. Diet utama spesis ini adalah anak-anak ikan, buah-buahan sungai, udang dan bangkai binatang.
Ikan ini pernah mencetuskan kontroversi di Malaysia kerana harganya yang boleh mencecah RM180.00 sekilogram terutamanya di sekitar negeri Pahang. Ikan Patin di Pahang terkenal dengan keenakan dan kelembutannya kerana mempunyai persekitaran yang sesuai sebagai habitat ikan ini. Masakan yang menjadi identiti bagi ikan ini adalah gulai masam tempoyak. Ikan patin sungai mempunyai nilai komersial yang tinggi dan ada yang diternak di kolam-kolam (patin kolam) dan di sangkar-sangkar (patin sangkar). 

Ikan patin sangkar dijual pada harga RM10 hingga RM14 sekilo di sekitar daerah Temerloh, Jerantut dan Bera. Manakala harga ikan patin sungai boleh mencecah RM180 sekilo bergantung kepada jenisnya.

Terdapat beberapa jenis ikan patin yang biasa dikenali antaranya ialah:
  1. Patin Kolam (Biasanya berwarna hitam)
  2. Patin Sangkar (Biasanya berwarna hitam dan putih)
  3. Patin Sungai (Biasaya berwarna cerah atau kelabu)
    1. patin Buah
    2. Patin Mucung
    3. Patin Juara

    Sumber : http://ms.wikipedia.org/wiki/Ikan_Patin

Ikan Keperas

Keperas atau seren (Anematichthys apogon) adalah sejenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae (kerabat ikan mas). Ikan ini menyebar luas di Asia Tenggara daratan dan Indonesia bagian barat. 
Ikan karper berukuran kecil hingga sedang, panjang standar (SL, standard length) hingga sekitar 200 mm. Tinggi tubuh 2,5 kalinya sebanding dengan panjang standar; sementara panjang kepalanya 3,2-3,7 kalinya sebanding dengan panjang standar. Profil punggungnya naik dan melengkung dari belakang kepala hingga awal sirip dorsal.

Sirip dorsal (punggung) dengan IV jari-jari keras (duri) dan 8 jari-jari lunak; sirip anal (dubur) III, 5-6; sirip pektoral (dada) I, 16-17; dan sirip ventral (perut) II, 9. Sisik-sisik dengan gurat sisi berjumlah 34-35. Awal sirip dorsal kira-kira sejajar dengan gurat sisi ke-13, dan berada di belakang awal sirip ventral. Duri ke-IV sirip dorsal panjangnya sedikit kurang dari panjang kepala; sisi belakangnya bergerigi kuat. Batang ekor dikelilingi oleh 16 sisik, tingginya lk. separuh panjang kepala. Sirip kaudal (ekor) berbelah dalam.

Tubuh berwarna cokelat kekuningan, sisi punggungnya cokelat gelap. Pangkal sisik-sisik dengan bintik berwarna gelap. Satu bintik hitam besar terdapat di batang ekor.
Keperas merupakan ikan konsumsi bernilai lokal, juga diperjual belikan sebagai ikan rucah untuk diolah menjadi pakan hewan. Ada pula yang memperdagangkannya sebagai ikan hias.

Ikan Kapar

Ikan ini dideskripsi pertama kali oleh G. Cuvier dan A. Valenciennes pada tahun 1831, dengan nama Polyacanthus hasseltii. Nama spesiesnya diberikan untuk menghormati J.C Van Hasselt, seorang ahli biologi dan naturalis yang bekerja di Hindia Belanda.
Nama marga Belontia (Myers, 1923) dipungut dari belonca atau beloncah, nama lokalnya di sekitar Palembang.

Ikan yang bertubuh relatif pipih sedikit melebar, panjang total (termasuk ekor) hingga 19,5 cm; sekira 2,5–3,5 × tinggi tubuhnya. Moncongnya meruncing seperti sepat, namun juntai ‘cambuk’ sirip perutnya tidak seberapa panjang.

Sirip dorsal (punggung) terdiri dari XVI – XX jari-jari (duri) keras dan 10–13 jari-jari lunak; sirip analnya XV – XVII dan 11–13. Badan berwarna kecoklatan, dengan pinggiran hitam pada tiap-tiap sisiknya. Ekor dengan pola jala berwarna hitam. Ikan remaja dengan bercak hitam pada pangkal sirip punggung bagian belakang.
Kondisi lingkungan yang cocok untuk Belontia hasselti adalah air dengan temperatur 22–28 °C, dan pH 6,5 - 8,0.
Jenis ikan ini memiliki kebiasaan tidur yang aneh yaitu diam tak bergerak pada dasar air tempat ia berada, bahkan kadang dalam posisi berbaring sehingga terlihat seperti mati.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kapar

Manfaat Ikan Betutu

Kandungan Gizi dan Manfaat Ikan Betutu

Ikan betutu juga dipercaya mengandung khasiat tertentu bagi kaum wanita dan bagi kaum pria. Bagi kaum wanita, ikan betutu dipercaya dapat membuat awet muda dan dapat menambah kehalusan kulit karena banyak mengandung vitamin B1, B2, B6 vitamin F, dan vitamin E sehingga dapat menghambat proses penuaan. 
Bagi kaum pria, ikan betutu dipercaya banyak mengandung enzim dan hormon tertentu sehingga dapat menambah keperkasaan sebagai laki-laki. Dan tentu masih banyak lagi khasiat dan manfaat ikan betutu yang belum terkuak.
(Berbagai Sumber)

Ikan Toman

Ikan yang berkepala besar dan bermulut besar serta bergigi runcing tajam. Tubuh bulat panjang seperti torpedo dengan ekor membulat. Ikan dewasa berwarna hitam kebiruan, dengan perut putih atau keputihan. Anak-anaknya berwarna kemerahan, dengan garis hitam dan jingga di sisi tubuhnya. Ikan toman dapat tumbuh sampai mendekati 1,5 m panjangnya.

Toman tergolong kepada ikan buas, yakni predator yang memangsa aneka jenis ikan lainnya, serta hewan-hewan lain seperti serangga dan kodok yang berada di lingkungannya.

Ikan ini memiliki kebiasaan ‘mengasuh’ anak-anaknya. Induk ikan seringkali didapati berenang di sekitar kelompok anak-anak toman yang masih kecil-kecil. Dilaporkan pula bahwa induk semacam ini juga tidak segan-segan menyerang orang yang berenang terlalu dekat, yang dikhawatirkan akan mengganggu anak-anaknya. Perilaku suka menyerang pengganggu ini dimanfaatkan orang banjar di pedesaan untuk memancing induk toman dan haruan (gabus) menggunakan belibis yang diikat sebagai "pengganggu" agar induk ikan mendekat lalu diumpan dengan daging kodok.
Ikan toman menyebar luas di Indonesia bagian barat (Sumatra, Kalimantan dan pulau-pulau sekitarnya), Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, India, dan mungkin pula Myanmar Keberadaannya di India barat daya (Tamilnadu dan Kerala) terasa janggal, karena terpisah sekitar 2500 km dari wilayah sebarannya yang lain di  Asia tenggara. Ikan ini diperkirakan dibawa masuk ke India oleh manusia sebelum abad ke-19.

Tips Peralatan Mancing Ikan Baronang

Peralatan Mancing Baronang :

1. Joran Tegek, Joran yang dipilih oleh mania mancing baronang adalah joran tegek, sebuah joran panjang tanpa line guide, pemilihan joran tegek ini dimaksudkan agar sensasi mancing baronang lebih terasa, fight dengan ikan dalam keterbatasan panjang senar memicu adrenalin meningkat kata mereka yang sudah getol mancing baronang.
Joran/tegek yang cocok adalah yang karakternya fast action. Kekuatannya medium-hard (medium carbon,hi carbon,super carbon) panjang yang paling ideal antara 4 – 5.4 meter. Selain joran tegek bisa juga menggunakan joran biasa atau juga handline, biasanya untuk mancing dengan kedalaman air diatas 7 meter, seperti di bagan, dermaga, di atas perahu. Joran dengan kualitas yang baik semoga hasilnya bisa lebih baik.

2. Senar, Usahakan memakai kenur tipe flouro-carbon karena punya index bias yang sama dengan air (kenur seolah lenyap dari pandangan ikan). Penggunanan panjang senar pada joran tergantung kedalaman air di lokasi mancing, bisa 1/2 joran, 2/3 joran atau 3/4 joran.

3. Pancing Garong dan Engkel, Pada umumnya pemancing baronang menggunakan pancing garong buatan sendiri karena bisa memilih jenis, merk, size, kekuatan bahan mata kail, bisa menggunakan mata kail biasa atau carbon sesuai dengan selera masing-masing. Bagi pemancing yang tidak ingin repot bisa langsung beli yang sudah jadi di took pancing.

4. Pelampung, Pelampung digunakan untuk mengetahui apakah umpan sedang dimakan ikan atau tidak, jika bergetar biasanya sedang dimakan, kadang juga tidak bergetar hanya berputar, kemampuan untuk membedakan getaran pelampung ini membutuhkan keterampilan tersediri, perlu berlatih. Namun jika tidak yakin apakah umpan sedang dimakan ikan atau belum, tidak ada salahnya langsung digentak saja (spekulasi).

5. Umpan, Umpan yang dipakai untuk memancing baronang bermacam-macam. Ada yang suka memakai lumut , ada yang lebih suka memakai nasi dan malah ada yang menggunakan ketan. Uniknya lagi, kita bisa memakai bakwan atau lontong. Sebenarnya, semuanya bisa dipakai karena Ikan Baronang termasuk ikan rakus, tapi sebelum menentukan umpan yang efektif sebaiknya lihat spotnya dulu. Apabila memancing di sekitar batrean lebih baik pakai umpan lumut, karena sekitar itu banyak lumut yg merupakan habitat baronang.
Memancing di dermaga lebih baik menggunakan nasi, bakwan ataupun lontong. Biasanya banyak kapal membuang sisa makanan di dekat dermaga, sehingga memakai nasi lebih efektif dibandingkan dengan memakai lumut. Untuk memancing disekitar Bagan kerang hijau, sebaiknya umpan yang dipakai adalah umpan kerang hijau , karena baronang disekitar bagan tersebut lebih suka memakan kerang hijau.

Cara Memancing Dengan Teknik Tradisional dan Modern

Berikut ini beberapa cara memancing dengan berbagai teknik  tradisional dan modern :
  • Mancing dasaran ( Bottom Fishing ) : Dengan tehnik ini, ikan yang biasanya yang didapat adalah Kakap Merah, Kuwe, Krapu, dan beberapa ikan dasar lainnya. Terkadang Tenggiri dan Barracuda juga dapat dipancing dengan cara ini. cara ini butuh teknik yang tinggi pada saat menarik ikan ke permukaan karena ikan dasar cenderung menarik pancing anda ke lebih dasar lagi.
  • Memancing cara Koncer  (LIVE BAIT) : Cara ini sedikit unik, tanpa menggunakan timah/ pemberat, jadi kenur utama dipasang kili-kili peniti, kemudian disambungkan dengan mata kail dengan kawat nikelin sepanjang 10cm. Umpan yang digunakan mutlak umpan hidup seperti : selar, tembang, layang, como, kembung, sangir, bahkan baby barracuda. Umpan hidup dibiarkan berenang menjauhi kapal, menuju lokasi yang paling akurat (tohor), sambil menunggu ikan pamangsa, seperti Tenggiri dan Barracuda menyambar umpan hidup tadi. Terkadang digunakan pula balon, yang berguna agar ikan tidak berenang ke bawah, sehingga ikan selalua berada di permukaan (1-2m dari permukaan).
  • Memancing tehnik tonda (TROLLING) : Dengan umpan buatan sepeerti rapala, king getter, spoon, dsb – ditarikkapal dengan kecepatan 5-7 knot. Jarak umpan dari kapal sekitar 20-50m tergantung dari umpannya. Cara ini kurang efektif bila digunakan di daerah Kep. Seribu yang tidak banyak ikan palagis diatas 10 kg. teknik Tonda atau Trolling ini lebih efisien ketika anda gunakan di perairan luas seperti lautan. dan cara trolling ini lebih sering di gunakan untuk menangkap ikan marlin atau ikan-ikan lain yang memiliki kecepetan beranang tinggi.
  • Memancing cara casting : Biasanya dilakukan dari pinggiran laut, sepeti dermaga, batuan, bahkan diatas kapal yang sedang berhenti / jalan dengan pelan. Umpan yang digunakan biasanya tiruan (minnow, spinner bait, soft bait), dengan berat sekitar 7-20gram. Caranya adalah umpan dilempar sejauh mungkin, kemudian reel digulung dengan cepat. Dan hal ini dilakukan berulang-ulang sampai ikan menyambar maupun sampai tangan pegel. Casting ini sangat efisien untuk menangkap ikan kue atau ikan-ikan kecil penghuni dermaga. dan keuntungan lain menggunakan cara ini ialah pemancing tidak perlu susah-susah ke tengah laut untuk memancing.
  • Mancing tehnik jigging  : Tehnik ini biasanya di gunakan untuk memancing ikan-ikan besar penghuni lautan seperti ikan kue , ikan GT, atau ikan marlin. Cara ini diwajibkan menggunakan kapal, karena target ikan memancing dengan cara jigging adalah ikan yang berada di laut dalam. cara ini adalah dengan mengayunkan umpan tiruan (metal jig) ke atas dan kebawah dengan menggulung senar. Hal ini bertujuan agar umpan tiruan tersebut mirip ikan umpan alami, sehingga ikan mau menyambar metal jig tersebut.
  • Tehnik Popping : cara mancing dengan tehnik popping cukup di gandrungi oleh angler para mancing mania. Cara memancing dengan tehnik popping biasa dengan target ikan besar. Namun yang cukup populer adalah dengan targer ikan GT atau kuwe. Dengan umpan popper, tehnik popping adalah dengan cara melempar popper sejauh mungkin. KEmudian di  sentak2. Sehingga ikan yang merasa terganggu akan memakan popper tersebut.
  • Mancing dengan Layang-Layang ( KITE FISHING ) :  Biasanya sering saya jumpai di pinggiran pulau Seribu, para nelayan yang mancing dengan menggunakan layan-layang. Target ikannya adalah cendro. Bagaimana caranya ? sepertinya ikan cendro ditangkap dengan tali laso, tanpa menggunakan pancing. Saya kurang jelas sekali masalh ini, karena belum pernah ikutan nelayan itu, lagipula saya melihatnya dari jarak 5-10m dari kapal.
  • Mancing GARONG – disebut demikian karena memang NGGARONG ikan. jadi pancing tidak selalu berada di mulut ikan, tetapi terkadang ada di pipi, di pundak, perut, buntut dsb. Dan pancingnya pun disebut pancing GARONG, yang terdiri dari 6 rangkaian mata pancing, yang berbentuk matahari, menggunakan joran TEGEK, sepanjang 4-6meter. Target ikan adalah keluarga RABBIT FISH, seperti Baronang, Botana, dan terkadang juga ikan Kakak Tua. Teknik ini ialah teknik yang paling murah di lakukan oleh para mancing mania karena tidak memerlukan joran , senar , atau reel yang berkualitas bagus. disisi lain umpan garong ini ekonomis dan tidak mahal.

Cara Memancing Ikan Mujair dan Ikan Nila

Beberapa resep umpan untuk mancing Ikan Mujair dan Ikan Nila yang dapat dijadikan referensi :
  • Lumut Sawah : Umpan yang paling banyak di gunakan para pemancing ikan nila atau mujair adalah lumut sawah. Namun kita bisa sedikit bereksperimen untuk memancing ikan mujair ini dengan lumut, yaitu dengan menambahkan sedikit campuran essence vanili, atau coco pandan ke lumutnya tapi tetep pake kail no. kecil. Agar tidak tenggelam, nyantolin umpannya kecil saja atau kalo perlu pake pelampung busa tapi yg kecil.
  • Umpan Cacing : Cacing adalah umpan andalan untuk memancing di sungai. Cacing yang bagus untuk memancing ikan mujair adalah cacing kristal, karena tidak mudah kesobek.
  • Umpan ulat beras : Dikampung biasanya beras disimpan digentong yg terbuat dari tanah liat, nah biasanya kalo kelamaan berasnya pada nempel di dalam gentongnya dan biasanya disitu banyak ulat berasnya.
    Biasanya ikan mas/nila/mujaer paling galak sama umpan ini.
  • Udang air tawar : Menggunakan umpan udang air tawar yang biasa digunakan untuk makanan ikan louhan (pake pelet rasa udang/essence udang).
  • Ulat belimbing : Menggunakan umpan ulat belimbing yang biasanya ada pada belimbing yang busuk atau kematengan di pohon dan jatuh sendiri ke tanah.
  • Umpan racikan (pelet) :
Bahan – bahan membuat pelet untuk ikan mujair :
- Tepung Ketan Rose Brand ¼ kilo.
– Tepung Jagung Maizena ½ bungkus.
– Lumut Sawah (yang dipake dalam keadaan setengah basah).
– Vanili bubuk 1 sdm
Cara Pengolahan pelet :
Tepung Ketan + Tepung Jagung + Lumut + Vanili = Campur jadi satu + dikukus +/- 5 – 10 menit. Tapi hati-hati dengan lumutnya, karena kalo dikukus mudah hancur.

Selektif Dalam Memilih Minyak Ikan Yang Terbaik

Satu hal yang perlu anda ketahui, anda harus lebih selektif lagi mengetahui kadar minyak ikan yang akan anda konsumsi. Sebagai bahan dasar dari minyak ikan adalah ikan, dimana saat ini pencemaran lingkungan sangat meningkat khususnya pada biota laut yang sudah terkontaminasi dengan berbagai macam kandungan merkuri dan logam berat.


Karena itu anda disarankan untuk memilih ikan dengan ukran yang kecil dengan demikian kandungan-kandungan negatifnya juga kecil. Makin besar ikan makin lama pula ikan menghirup yang namanya merkuri dan logam berat. Jadi ikan yang besar lebih terkontaminasi daripada ikan yang kecil. Mulailah dari sekarang untuk lebih menjaga kesehatan tubuh kita dengan mengoptimalkan fungsi dan manfaat minyak ikan ini. Selamat mencoba…!!!

Ikan Jeler

Ikan yang bertubuh kecil, gilig memanjang, panjang standar (tanpa lembar sirip ekor) hingga sekitar 50 mm. Batang ekor (caudal peduncle) panjangnya sekitar 1,1 – 1,5 kali tingginya, tanpa sisik-sisik lancip di sekitar gurat sisi. Mata 18-26 kali lebih pendek daripada panjang standar. Terdapat 9 – 18 pita (belang) warna gelap tipis yang tidak teratur di sepanjang tubuhnya.  Kepala berwarna cokelat, dengan sebuah bintik gelap di antara kedua mata dan dua bintik yang lain di tiap sisi fontanel; sisi bawah berwarna keputihan.


Panjang kepala di sisi lateral berkisar antara 19,7 – 24,9% (rata-rata 22,0%) dibandingkan panjang standar (SL, standard length). Panjang kepala di sisi dorsal 16,2 – 20,3 (18,3) % SL. Tinggi kepala (di atas mata) 8,3 – 12,5 (10,1) % SL. Tinggi badan (di awal sirip dorsal) 13,9 – 21,6 (16,6) % SL. Tinggi batang ekor 10,2 – 13,1 (11,8) % SL.

Mulutnya terletak di bawah moncong, melengkung seperti busur. Di sekitar mulut terdapat tiga pasang sungut pendek. Pasangan sungut moncong (rostral barbels) yang sebelah dalam ujungnya mencapai tengah mata bagian bawah. Pasangan sungut moncong sebelah luar dan sungut rahang atas (maxillary barbels) ujungnya dapat mencapai paruh kedua wilayah post-orbital di sisi kepala. Tonjolan di atas lubang hidung (nares) bagian depan berupa tabung pendek yang terpangkas miring.
Jari-jari sirip punggung (dorsal) 4/8 (sederhana/bercabang); sirip 3/5. Jari-jari sirip dada (pectoral) 11-13; sirip perut (ventral) 8; dan sirip ekor (caudal) 9+8.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jeler_kecil

Manfaat Minyak Ikan

Kandungan gizi yang utama dalam minyak ikan adalah omega 3 dimana didalamnya terdapat DHA atau docosahexaenoic acid, asam esensial yaitu EPA (eicosapentaenoic acid) dan omega 3 sendiri merupakan gizi terbaik dibandingkan dengan manfaat sumber nabati yang lain.

Manfaat Minyak Ikan Untuk Mengatasi Berbagai Macam Penyakit Kronis :

Untuk lebih jelasnya dari paragraf sebelumnya tentang fungsi dan manfaat minyak ikan untuk mengatasi penyakit kronis. Inilah beberapa penyakit kronis yang dapat diatasi dengan mengkonsumsi minyak ikan, antara lain:

1. Mencegah atau Mengobati Penyakit Kardiovaskular

Minyak ikan dapat meminimalisir pengerasan pada arteri dan juga dapat menormalkan ritme pada denyut jantung dan dapat menurunkan kolesterol berlebih, serta dapat menurunkan kadar trigliserida pada tubuh.

2. Mencegah atau Mengobati Penyakit Kanker

Kandungan utama yang terdapat pada minyak ikan adalah omega 3, dimana kinerja dari omega 3 sendiri menjaga sel-sel dalam tubuh tetap dalam keadaan fit sehingga dapat melawan serangan-serangan kanker pada tubuh seperti kanker payudara, kanker prostat dan kanker usus besar yang paling sering menyerang tubuh.

3. Mengobati Penyakit Asma

Fungsi dan manfaat minyak ikan yang selanjutnya adalah pada kandungan-kandungannya dapat melancarkan sirkulasi pernafasan sehingga dapat melawan serangan pada penderita penyakit asma.

4. Mencegah Hipertensi

Zat anti inflamasi yang terkandung dalam omega 3 serta anti pengentalan darah sangat cocok untuk mencegah, menormalkan dan menurunkan bagi penderita hepertensi atau tekanan darah tinggi yang akan berakibat fatal bila tidak diatasi sejak dini.

5. Dapat Mengoptimalkan Kinerja Otak

Salah satunya adalah kandungan DHA yang berguna untuk meningkatkan kecerdasan serta dapat menstabilkan kesehatan mental sehingga dapat mengurangi resiko cacat. Dan dengan mengkonsumsi minyak ikan dapat menjauhkan keterbelakangan mental yang banyak terjadi pada orang-orang miskin yang tidak bisa mencukupi kebutuhan akan DHA ini. Penyakit mental ini merupakan survei yang sering dianalisis oleh pakar-pakar kesehatan.

Manfaat Minyak Ikan Untuk Kecantikan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa fungsi dan manfaat minyak ikan tidak hanya berguna untuk kesehatan melainkan untuk kecantikan, antara lain:

1. Cocok Untuk Program Diet

Percaya atau tidak, manfaat minyak ikan dapat menurunkan berat badan secara signifikan. Hal ini telah dikemukakan oleh para ilmuwan Australia dalam sebuah studinya.

2. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Kandungan protein pada minyak ikan bermanfaat untuk pertumbuhan rambut serta menjaga dari kerontokan. Di lain sisi produksi kolagen dalam tubuh akan meningkat sehingga sangat efekstif untuk menjaga kelembaban kulit dan akan terasa lebih muda.
Dari beberapa studi penelitian lanjutan ternyata masih banyak lagi manfaat yang dapat diperoleh dari minyak ikan ini seperti mampu menigkatkan keonsentrasi, menyembuhkan penyakit ginjal, serta menjaga kesehatan mata.

Manfaat Ikan Untuk Anak



Untuk Para Ibu jangan ragu untuk menambahkan ikan ke dalam makanan si kecil. Karena Kandungan DHA (salah satu jenis omega-3) di dalamnya sangat baik untuk perkembangan otak bayi. Inilah 5 manfaat ikan untuk anak antara lain:

1.    Membuat Bayi Lebih Cerdas
Studi dalam jurnal Pediatrics tahun 2003 menemukan bahwa calon mama yang mengonsumsi suplemen omega-3 selama kehamilan dan menyusui, ternyata memiliki bayi dengan kemampuan kognitif lebih tinggi saat usia mereka 4 tahun. Pada tahun 2005, studi lain menunjukkan bahwa anak-anak sekolah yang diberi suplemen omega-3 menunjukkan peningkatan kemampuan membaca. Otak anak tumbuh tercepat saat sebelum lahir dan terus tumbuh pesat di tahun pertama kehidupannya. Jadi, inilah waktu yang ideal untuk memberikan DHA dalam menu sehari-hari.

2.    Meningkatkan Fokus 
Studi lain menemukan bahwa balita yang mamanya memiliki kadar DHA lebih tinggi dalam darahnya saat persalinan, lebih mampu mempertahankan fokus pada objek dibandingkan balita lain yang mamanya memiliki kadar DHA rendah.

3.    Memperbaiki Penglihatan
DHA telah terbukti membantu menajamkan penglihatan pada bayi.

4.    Meningkatkan Imunitas 
DHA juga telah dikaitkan dengan peningkatan kekebalan tubuh. Dalam sebuah studi, balita yang mengonsumsi susu formula yang diperkaya dengan minyak ikan, memiliki kadar protein lebih tinggi-yang menunjukkan fungsi kekebalan tubuhnya-dibanding balita yang minum susu formula atau susu sapi saja.

5.    Mencegah Eksim 
Menurut sebuah studi di Swedia, Omega-3 dapat mengurangi peradangan di seluruh bagian tubuh, termasuk kulit. Menambahkan potongan salmon atau tuna ke dalam MP-ASI si kecil sebelum usianya 9 bulan, dapat membantu melindungi anak dari risiko alergi.

Ikan Mas Koki Wakin


 Jenis koki yang dijuluki oleh orang jepang dengan nama wakin ini sebetulnya tak lain dari aoki biasa, (common goldfish). Ikan yang memiliki bentuk tidak jauh berbeda dengan ikan karper krusian yang menjadi cikal-bakal koki.

Jika karper krusian memanjang dan langsing, maka wakin ini memiliki tubuh agak bundar walau pun tidak sebundar tubuh koki yang bisa kita lihat, ekornya pun lebih lebar dan panjang. Jenis wakin ini merupakan mutasi lansung dari karperkrusian merah. Panjang tubuhnya dapat mencapai 20 cm. 

(Berbagai Sumber)

Ikan Mas Koki Tosa


Ikan Mas Koki Tosa ini biasanya dipelihara di kolam, karena keindahannya akan tampak jika di lihat dari atas. Keunggulan koki ini terdapat pada sirip ekornya yang panjang dan melebar melebihi panjang tubuhnya sendiri.  

Sama seperti koki fantail, jenis veiltail juga memilki sirip sebanyak 6 buah. Dua buah diantarnya sirip dada, dua sirip anus, sebuah sirsip ekor, dan sebuah lagi sirip punggung. Ukuran sirip ini umumnya rata-rata panjang, bentuk tubuhnya bulat dan gemuk, gerakannya sangat lambat, bila ia mulai bergerak tubuhnya gemetar seakan-akan ia tidak mampu mengapungkan badannya. Karena siripnya yang panjang dan gerakannya lemah, maka setiap kali ia berenang sirip-sirip ini ikut bergerak cantik.

(Berbagai Sumber)

Ikan Mas Koki Panda Moor



Ikan Mas Koki Panda Moor memiliki bentuk tubuh dan sirip yang sangat mirip dengan jenis Ikan Mas Koki Black Moor. 

Yang membedakan Ikan Mas Koki Panda Moor dan Ikan Mas Koki Black Moor adalah warna yang dimiliki Ikan Koki Panda Moor berwarna hitam dan putih. Perpaduan kedua warna tersebut terlihat seperti warna hewan panda.

Ikan Mas Koki Teleskop Eye



Ikan Mas Koki Teleskop Eye atau Demekin merupakan jenis ikan koki yang memiliki mata yang melotot seperti teleskop. Bentuk mata ini belum bisa terlihat pada anakan ikan yang berumur sekitar tiga bulan keatas.


Ikan Mas Koki Hanafusa


Ikan mas koki hanfusa adalah jenis ikan koki yang memiliki struktur tubuh dan kepala seperti lionhead. 

Namun, terdapat sedikit perbedaan di bagian kepalanya yaitu terdapat daging yang tumbuh di atas kepalanya. Jadi, itu bukanlah benjolan, tetapi seperti daging yang tumbuh.

(Berbagai Sumber)